
Sampang _ Biro7.com – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, BULOG, serta sejumlah mitra pangan lainnya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-alun Trunojoyo, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sampang ke-402, sekaligus sebagai langkah konkret menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok yang biasanya terjadi di akhir tahun.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain beras berbagai merek (SPHP, Petani, Fortune), gula pasir, tepung terigu, telur ayam, bawang putih, hingga aneka sayuran dan buah segar.
Kepala Disperta-KP Kabupaten Sampang, Suyono, menegaskan bahwa GPM bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk intervensi pasar secara langsung guna menekan potensi inflasi pangan selama periode Nataru.
“Dengan ketersediaan stok yang cukup dan harga yang terjangkau, kami berharap kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini didukung oleh sinergi berbagai pihak, di antaranya BULOG, ID FOOD, PRIMA, serta kelompok tani dan gabungan kelompok tani (GAPOKTAN) lokal, guna menjamin mutu produk sekaligus kelancaran distribusi.
Pemilihan lokasi di kawasan Monumen Trunojoyo dinilai tepat karena berada di pusat kota dan mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai wilayah.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemkab Sampang menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (AM)






