
Sampang _ Biro7.com- Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H. yang diperkirakan jatuh pada akhir bulan Mei, para peternak sapi di Kabupaten Sampang menyampaikan harapan besar kepada pemerintah agar tidak hanya fokus pada pembatasan lalu lintas ternak, tetapi juga memberikan dukungan nyata di lapangan.
Kebijakan pembatasan masuknya ternak dari luar Pulau Madura memang mendapat respons positif dari peternak.
Langkah ini dinilai mampu menjaga kualitas sapi Madura yang selama ini menjadi kebanggaan daerah sekaligus menjaga kestabilan harga di pasaran.
Namun demikian, peternak menilai kebijakan tersebut perlu diimbangi dengan perhatian yang lebih serius terhadap kebutuhan mereka.
“Salah satu peternak, mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, terutama dalam hal penyediaan pakan, layanan kesehatan hewan, serta peningkatan kualitas bibit sapi,” ucap Selamo
Menurutnya, pendampingan yang berkelanjutan akan membantu peternak meningkatkan produktivitas sekaligus memastikan kualitas sapi Madura tetap terjaga di tengah tingginya permintaan hewan kurban.
“Para peternak berharap pemerintah hadir tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui program konkret yang langsung menyentuh kebutuhan mereka di lapangan,” tegasnya
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Disperta KP Sampang, Arif Rahman Hakim, mengatakan, akan lebih memperketat adanya ternak dari luar Madura dan tidak akan memperbolehkan masuk secara bebas.
Setiap pengiriman harus mengantongi izin khusus dari pemerintah provinsi.
“Secara aturan, lalu lintas ternak dari luar Madura memang belum diperbolehkan, kecuali antarkabupaten di wilayah Madura sendiri,” ujarnya (AM)






