Ubah Nasib Keluarga, Anak-Anak Omben Siap Tempuh Pendidikan Unggulan Berasrama di SRT 1 Sampang

SAMPANG – Biro7.com — Suasana haru membuncah di Aula Pendopo Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, saat puluhan calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sampang dilepas secara resmi menuju fasilitas asrama sekolah pada Jumat (31/7).

Pelepasan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Omben, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), perangkat desa, serta para orang tua siswa yang mengantar putra-putri mereka melangkah menuju masa depan baru di Jalan Batokarang, Kecamatan Camplong.

Sekretaris Kecamatan Omben, **Syaiful Arif, S.STP, M.Si**, menyampaikan apresiasi serta motivasinya kepada para calon siswa yang terpilih untuk menempuh pendidikan unggulan bebas biaya tersebut.

*”Pemerintah Kecamatan Omben memberikan dukungan penuh kepada anak-anak kita yang hari ini melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu dan mengukir prestasi,”* tegas Syaiful Arif.

Bagi para orang tua, keberangkatan anak-anak mereka ke SRT 1 Sampang bukan sekadar melanjutkan sekolah, melainkan simbol harapan baru bagi peningkatan taraf hidup keluarga. **Siti Rohmah**, salah satu orang tua murid dari Kecamatan Omben, tak kuasa menahan air mata saat mengantarkan anaknya.

*”Terima kasih banyak kepada para petugas yang telah membantu anak saya agar bisa bersekolah dan mengejar cita-citanya. Kehadiran Sekolah Rakyat ini sangat membantu kami dan kami berharap ini bisa mengubah nasib keluarga di masa depan,”* tutur Siti Rohmah dengan raut wajah haru.

Sementara itu, Ketua Tim Kecamatan (Katimcam) Omben, **Yusron Aminulloh**, menegaskan pentingnya tekad kuat dari para siswa untuk membanggakan daerah asal mereka melalui prestasi.

*”Inilah anak-anak hebat yang bercita-cita mengubah nasib keluarganya menjadi lebih baik. Saya berharap seluruh siswa-siswi calon Sekolah Rakyat ini bisa membanggakan keluarga, agama, dan negara, serta mengharumkan nama Kecamatan Omben kelak,”* ujar Yusron.

Pemberangkatan serentak dari berbagai kecamatan ini menandai dimulainya era baru pendidikan inklusif berasrama penuh di Madura, di mana akses pendidikan berkualitas kini dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: F2.fahmiEditor: Fatahilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *