Terkait Pemindahan Pasar Hewan di Kecamatan Kedungdung. Kadis Koperindag Beri Alasan Begini

Sampang _ Biro7.com – Adanya pemindahan pasar hewan di Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura yang membuat resah para pedagang kemarin mendapatkan jawaban dari Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Ibu Hj. Khairijah.

Menurutnya, ada beberapa alasan Dinas terkait melakukan pemindahan terhadap Pasar Hewan yang berada di Kecamatan Kedungdung.

Diantaranya. Karena pasar hewan di sana berkumpul dengan para pedagang lain, seperti Ikan, Sayur-sayuran, buah-buahan dan lain sebagainya sehingga tidak menutup kemungkinan akan banyaknya penyakit yang tidak kita ketahui nempel di jualan para pedagang itu, sebab dekat dengan kotoran sapi.

Selain itu pasar hewan di sana juga berkumpul dengan para PKL. Banyak Jodok yang dimasukkan di sana, dan diluar pun juga banyak sehingga tidak bisa dipungkiri pasti akan menimbulkan kemacetan. Karena pembongkaran sapinya dilakukan di luar. alias Jalan Raya.

Kemudian untuk alasan berikutnya. Potensinya sangat kecil Karena di Kedungdung sendiri lokasinya begitu sempit. Bayangkan kalau di Kedungdung hanya bisa muat 100 ekor, di pasar Aing Sareh bisa memuat 1000 ekor.

“Jadi itu alasan yang membuat kami melakukan pemindahan sebagai bentuk evaluasi,” ucapnya. Selasa (23/1/2024)

 

Disinggung terkait ketidak terimaan para pedagang yang hendak dipindah oleh Dinas terkait. Pihaknya menjawab mungkin hanya sebagian kecil.

“Soalnya kami kemarin lihat sudah banyak para pedagang yang dari Kedungdung berdatangan kesana. Mungkin 75 persen para pedagang disana yang setuju, karena yang masuk ke Sampang kemarin mencapai 100 lebih ekor sapi. Insya Allah Minggu depan bisa banyak lagi,” Imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa sebagian para pedagang yang biasa memperjualbelikan sapi dagangannya di Pasar Kedungdung enggan untuk dipindah ke Sampang disebabkan akses yang terlalu jauh untuk ditempuh.M

Kalau jarak tempuh dari rumahnya ke Pasar Kedungdung ongkos mobil tidak begitu mahal. akan tetapi kalau ke Sampang (Aing Sareh) bisa lebih mahal lagi. Dari Rp 15 Ribu bisa jadi Rp 60 Ribu. Itulah sebagian yang dikeluhkan oleh para pedagang kemarin. (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *