Diduga Banyak Penyimpangan, Forum Ummat Islam Bersatu Gruduk Kemenag Sampang, Minta Ponpes Al-Zaitun di Cabut

Biro7.com – Sampang _ Beredarnya pemberitaan di Media Sosial (Medsos) belakangan ini yang mengaitkan Pondok Al-Zaitun yang diduga banyak penyimpangan terkait ajaran agama Islam. Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) gruduk kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, Madura, Jawa Timur.

Dalam orasi yang disampaikan oleh Mahrus salah satu orator di demonstrasi tersebut. Bahwa kedatangan dirinya ke kemenag Sampang ini, karena sakit hati atas perilaku yang dibuat oleh Panji Gumilang selaku pimpinan pondok pesantren Al-Zaitun.

“Dia seakan-akan sudah mencemarkan nama baik agama Islam ini dengan ajaran-ajaran yang menurut kami sudah menyimpang,” Ucapnya. Senin (26/6/2023)

Disisi lain tokoh ulama KH.Yahya Hamiduddin juga memperjelas adanya kedatangan dirinya ke kantor Kemenag Sampang. Bahwa dirinya dan semua rekan-rekan yang hadir di hari ini, meminta terhadap kemenag Sampang untuk segera ikut andil dengan kejadian yang sudah ada, dan segera menyampaikan poin-poin yang dirinya bawa hari ini.

“Antara lain. Proses hukum Panji Gumilang, Cabut perizinan Pondok pesantren Al-Zaitun secara permanen,” Terangnya.

Kami semua Habaib dan Ulama, yang ada didalam Forum Ummat Islam Bersatu, sungguh tidak rela jika agama tercinta kami di sakiti.

“Maka tidak ada kata lain, jika memang agama kita sudah tersakiti. Jawabannya hanya satu bagi kami. Lawan,” Tegasnya Kh.Yahya.

Sementara Kepala Kemenag Sampang Abd. Wafi menyambut dengan baik kedatangan para Habaib dan Ulama yang ikut menyampaikan aspirasinya terkait permasalahan yang ada di Ponpes Al-Zaitun.

“Kami akan segera melanjutkan perjuangan-perjuangan yang di sampaikan kepada kami oleh guru-guru kami, melalui jalur kami secara administrasi,” Pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa permasalahan yang ada di Ponpes Al-Zaitun, salah satunya memperbolehkan Jama’ah sholat laki-laki dan perempuan bercampuran, mengajarkan Adzan tidak sesuai dengan ajaran Baginda Nabi, dan juga masih banyak yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *