
SAMPANG _ BIRO7.com _ Pemerintah Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, menyatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pembangunan desa dan transparansi untuk kemajuan desa. Meskipun merupakan tantangan sendiri bagi pemerintah desa menghadapi implementasi digitalisasi.
“Dari sisi pendokumentasian dan pengarsipan, memang kami belum mampu menyesuaikan dengan indikator-indikator penilaian desa antikorupsi,” ujar Pj Kepala Desa Ketapang Laok. Ia menambahkan bahwa praktik pelayanan publik tetap diupayakan optimal, terutama dalam hal keterbukaan dan integritas.
PJ Kades Ketapang Laok menjelaskan, Desa Ketapang Laok telah memanfaatkan media sosial dan aplikasi APPDES sebagai sarana transparansi anggaran.
“Ini bisa disaksikan langsung oleh publik, baik dari dalam desa maupun dari luar, meskipun sisi pengarsipan dokumen masih perlu diperbaiki,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kearifan lokal dan peran tokoh masyarakat dalam pembangunan desa.
“Harus ada tokoh lokal yang mendukung setiap program desa, terutama di kelompok wanita dan perempuan, sehingga pengawasan berjalan lebih efektif,” ungkapnya
Selain itu,dirinya juga menjelaskan tantangan utama adalah melibatkan masyarakat dalam proses dokumentasi dan pengawasan kegiatan desa.
“Keterlibatan masyarakat diperlukan agar semua kegiatan fisik, pemberdayaan, dan penyelenggaraan desa terpantau dan terawasi secara runut dari awal sampai akhir,” jelasnya.
PJ Kades Ketapang Laok menegaskan bahwa upaya transparansi ini diwujudkan melalui pemasangan plakat, papan informasi, dan prasasti pada setiap pembangunan desa.
“Ini menjadi bukti keterbukaan kami kepada publik dan sekaligus pengawasan masyarakat terhadap penggunaan anggaran desa,” pungkasnya.






