Sampang _ Biro7.com – Aksi Demontrasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Sampang yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Bersatu diwarnai dengan kericuhan.
Masa aksi yang mengamuk akibat tidak dikasih jalan oleh pihak kepolisian di area utara Alun alun Trunojoyo untuk masuk kedepan gerbang kantor dewan memaksa dengan mendorong pihak kepolisian.
Sehingga setelah aksi dorong yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan masarakat berlangsung. Saling lempar barangpun terjadi.
Karena tidak bisa membendung masa, pihak kepolisianpun langsung meluncurkan tembakan Gas air mata yang membuat semua masa aksi mengalami perih mata dan mual tidak karuan seperti orang keracunan.
Salah satu saksi mata mengatakan bahwa akibat dilemparnya gas air mata oleh pihak kepolisian terhadap masa aksi mengakibatkan salah seorang lansia yang ada di sekitar area tersebut pingsan.
“Tadi ada orang tua disini roboh. Mungkin akibat keracunan gas air mata itu. Tapi langsung dibawa oleh orang-orang, gak tau mau dibawa kemana,” ucap Ibnu. Selasa(28/10/2025)
Sementara Mausul selaku korlap aksi sangat menyayangkan atas sikap aparat penegak hukum yang telah menahan masa untuk masuk kedepan gedung DPRD Sampang.
“Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi yang telah keluar dari lubuk hati kami di depan Gedung DPR. Kalau disini jalan raya, jadi idzikan kami masuk,” ucap lantang dalam orasinya
Seandainya pihak kepolisian mengindahkan permintaan masa aksi hal tersebut mungkin tidak akan terjadi.
“Mausul menyanpaikan ada sekitar 4 orang yang saat ini dilarikan ke RSUD Sampang, ada yang kena pentungan polisi dan juga sesak akibas gas air mata,”
Saat di konfirmasi Humas RSUD Sampang Amin Jakfar Sodiq masih belum mengetahui terkait hal tersebut.
“Tapi tadi ada pasien yang dimasuk kan ke IGD sekitar jam 15:30 Wib. Untuk penyebabnya kami masih belum mengetahui juga,” tutupnya
Jurnalis: Cak AminkĀ






