Petani Tembakau di Camplong Mulai Panen, Warga Khawatirkan Soal Harga


Sampang _ Biro7.com – Hamparan ladang tembakau di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang kini mulai dipenuhi para petani yang memetik daun-daun emas. Sayangnya, di balik optimisme akan hasil panen yang melimpah, terselip kekhawatiran soal harga jual.

Para petani mengaku terpaksa memanen lebih awal karena tanaman sudah memasuki masa panen. Namun, absennya operasional gudang pengolahan tembakau membuat mereka was-was lantaran tidak adanya kepastian harga.

“Kami terpaksa panen sekarang karena daun tembakau sudah tua. Kalau dibiarkan, bisa rusak dan kualitasnya turun,” ujar Usman (40), petani asal Dusun Gendis, Desa Rabasan, Kamis (7/8/2025).

Biasanya, gudang resmi yang dikelola pabrikan akan menampung hasil panen dengan harga yang relatif stabil. Namun, hingga kini belum ada kepastian kapan gudang akan mulai beroperasi.

“Kalau gudang buka, harga bisa lebih terjamin. Sekarang kami hanya bergantung pada tengkulak. Harganya tidak menentu, bisa tinggi, bisa juga jatuh,” keluh Usman.

Senada dengan itu, Salamin (48), petani lain dari desa yang sama, juga menyampaikan kekhawatirannya. Ia berharap hasil panen tahun ini tetap membawa keuntungan, meskipun harus menjual ke pasar bebas.

“Kami tidak tahu kapan gudang mulai buka. Tapi kami tetap panen karena sudah waktunya. Harapannya, harga tidak jatuh terlalu dalam,” ungkapnya. (AM)

Penulis: Cak AminkEditor: 3f_Fahmi.red
Exit mobile version