Biro7.com–SAMPANG – Tim gabungan yang terdiri dari Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Sampang melakukan verifikasi dan validasi ulang calon siswa Sekolah Rakyat (SR), baik yang berada dalam daftar prelist maupun di luar prelist. 25/06/26
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kelayakan calon siswa serta menjamin proses penjangkauan program Sekolah Rakyat tepat sasaran kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem yang menjadi prioritas program pemerintah.
Verifikasi lapangan sementara difokuskan pada empat kecamatan, yakni Kecamatan Sampang, Omben, Camplong, dan Pangarengan. Tim turun langsung ke rumah calon siswa untuk melihat kondisi riil keluarga, mencocokkan data administrasi, serta memastikan calon siswa memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Ketua Tim SDM PKH Kabupaten Sampang, Moh. Hakim, turut turun langsung mendampingi proses verifikasi di lapangan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa seluruh calon siswa yang diusulkan benar-benar berasal dari keluarga yang layak menerima manfaat Program Sekolah Rakyat.
“Verifikasi ini bukan sekadar mencocokkan data, tetapi memastikan kondisi nyata keluarga calon siswa. Kami ingin memastikan tidak ada anak yang layak terlewat dan tidak ada pula yang tidak memenuhi kriteria masuk dalam daftar penerima manfaat. Ketepatan sasaran adalah tujuan utama kami,” tegas Moh. Hakim.
Perwakilan BPS Kabupaten Sampang Elsiana Restu Ihsani menjelaskan bahwa keterlibatan BPS bertujuan mendukung kualitas dan akurasi data yang digunakan dalam proses penetapan calon siswa.
“Data yang akurat merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan program sosial. Melalui verifikasi bersama ini, kami memastikan bahwa informasi yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan sehingga program Sekolah Rakyat dapat menjangkau kelompok masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah,” ujar perwakilan BPS.

Sementara itu, Dinas Sosial PPPA Kabupaten Sampang Nailun Nasroh, S.Ak menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat.
“Program Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan kepada masyarakat kurang mampu. Oleh karena itu, proses verifikasi harus dilakukan secara teliti, objektif, dan transparan. Kami mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pendamping PKH, BPS, pemerintah desa hingga pemerintah kecamatan dalam mendukung suksesnya program ini,” ungkap Nailul Nasroh, S. Ak perwakilan Dinsos PPPA Kabupaten Sampang.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi instrumen strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang berkualitas. Melalui verifikasi lapangan yang komprehensif, pemerintah memastikan bahwa setiap calon siswa yang ditetapkan benar-benar memenuhi kriteria dan berasal dari keluarga yang membutuhkan.
Sinergi antara Pendamping PKH, BPS, Dinas Sosial, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bukti kuat bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh pembangunan sarana pendidikan, tetapi juga oleh ketepatan dalam menjangkau anak-anak yang paling membutuhkan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.





