BPBD Sampang Ajukan Anggaran Rp150 Juta untuk Atasi Kekeringan di 95 Desa

Sampang _ Biro7.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, mengajukan anggaran sebesar Rp150 juta untuk mendukung penyaluran air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan parah.

Anggaran tersebut diusulkan guna memperluas cakupan distribusi air bersih melalui program dropping air ke desa-desa terdampak. Kamis (21/8/2025)

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Candra Ramadhani Amin, awalnya pihaknya hanya mengusulkan dana sebesar Rp75 juta. Namun, DPRD Sampang mendorong agar alokasinya disesuaikan dengan tahun sebelumnya.

“Atas masukan dari DPRD, usulan anggaran kami naikkan menjadi Rp150 juta. Dengan dana tersebut, penyaluran air bisa dilakukan hingga empat tangki per desa,” ucapnya.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi kekeringan yang semakin meluas dan memprihatinkan. Data terbaru mencatat bahwa dari total 14 kecamatan di Sampang, sebanyak 95 desa telah terdampak.

“Diantaranya 77 desa berada dalam kategori kekeringan kritis, 6 desa mengalami kekeringan langka, dan 12 desa termasuk dalam kategori langka terbatas,” jelasnya.

Candra menambahkan, Kecamatan Tambelangan menjadi salah satu wilayah yang masuk prioritas utama dalam program pendistribusian air bersih.

Ia juga menegaskan bahwa percepatan realisasi anggaran sangat penting agar bantuan air bisa segera diterima masyarakat, terlebih sebelum musim hujan datang.

“Meski sempat turun hujan ringan, cuaca saat ini masih tergolong musim kemarau. Jadi, suplai air bersih tetap sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *