Butuh Rp.12 Miliar Untuk Sisa Pembangunan Yang Pernah di Usulkan Bupati Sampang

Biro7.com _ Sampang_ Banyaknya usulan yang pernah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terhadap pemerintah pusat, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait pembangunan, sekarang hanya sisa Enam saja yang masuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dari sisa pembangunan tersebut, dibutuhkan anggaran sekitar Rp.12 Miliar untuk melakukan rehabilitasi rekonstruksi terhadap Enam bangunan itu sendiri.

Seperti apa yang telah disampaikan oleh Kepala BPBD Sampang Asroni. Bahwa anggaran sementara masih belum diputuskan oleh Kemenkeu. Namun, hitungannya diperkirakan Rp.12 miliar.

“Sebab, anggaran nantinya masih bisa berkurang. Namun untuk bertambah menurut saya tidak mungkin. Karena inspektorat BNPB sudah melakukan pemeriksaan dan verivikasi faktual di lapangan,” Ucapnya. Rabu (21/6/2023)

Sedangkan data dari Enam program yang sudah masuk, diantaranya. 4 program di Kecamatan Kedungdung. Jembatan Batuporo Barat, Jembatan Gantung Rahayu, Jembatan Desa Daleman juga Embung di Plenggiyan. Sedangkan dua diantaranya, Jembatan Somber, Kecamatan Tamblengan dan Jembatan Bapelle, Kecamatan Robatal.

”Cuma kalau realisasinya sendiri, insya allah 2024, karena sekarang ini sudah tahapan proses. Biasanya nanti sekitar bulan agustus kami kordinasi lagi dengan kementrian keuangan. Tapi mudah-mudahan bisa lebih cepat. Karena Bupati juga menginginkan begitu,” Tuturnya Asroni.

Ditambahkannya, bahwa revitalisasi itu harus karena terdampak bencana. Tidak boleh baru dan harus dua tahun sebelumnya sudah diusulkan.

“Jadi kami berharap untuk yang enam ini realisasinya secepatnya. Dan Kemenkeu memberikan informasi yang baik. Karena warga sudah lama menunggu,” pungkasnya. (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *