Disperta-KP Sampang Minta Petani Laporkan Kios Jual Pupuk Subsidi di Atas HET

Sampang _ Biro7.com –Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang, Madura, mengimbau para petani dan masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan penjualan pupuk subsidi yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Imbauan tersebut disampaikan sebagai respons atas aspirasi masyarakat terkait dugaan pelanggaran harga pupuk subsidi di lapangan.

Kepala Bidang Sarana Pertanian Disperta-KP Sampang, Nurdin, menegaskan bahwa harga pupuk subsidi telah ditetapkan secara nasional dan berlaku sama di seluruh kios resmi.

Harga tersebut bersifat tetap dan tidak boleh dinaikkan secara sepihak oleh penjual.

“Di kios resmi, harga pupuk subsidi sudah ada ketentuannya dan mengacu pada HET,” ujarnya.

Nurdin mengakui bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan dari masyarakat terkait adanya perbedaan harga pupuk di lapangan.

Namun, menurutnya, perbedaan tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut agar tidak terjadi kesalahpahaman antara harga pupuk subsidi dengan biaya layanan tambahan.

Disperta-KP Sampang pun meminta masyarakat atau petani yang menemukan dugaan pelanggaran harga agar menyampaikan laporan disertai data yang jelas, seperti lokasi kios, identitas penjual, serta bentuk transaksi yang dilakukan.

“Kalau ada yang menjual di atas HET, silakan dilaporkan dengan bukti yang lengkap supaya bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nurdin menjelaskan bahwa selisih harga yang sering dikeluhkan petani umumnya terjadi ketika pupuk tidak diambil langsung di kios.

Tambahan biaya tersebut biasanya berasal dari jasa angkut atau pengantaran pupuk ke rumah petani.

“Kalau pupuk diambil sendiri, harganya tetap sesuai HET, yakni sekitar Rp90 ribu. Tambahan biaya biasanya muncul karena jasa, bukan harga pupuknya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa ongkos jasa pengantaran bersifat terpisah dan tidak termasuk dalam harga pupuk subsidi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

(AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *