Kembangkan Kreativitas Siswa, Guru Seniman Manfaatkan Barang Bekas Jadi Busana Dengan Nuansa Kearifan Lokal

 

SAMPANG – Guru Seni Budaya SMPN 1 Torjun, Hendri R. Sidik Kembangkan kreativitas siswa dengan beberapa inovasi, seperti memanfaatkan sampah organik dan anorganik supaya setelah kelulusan nanti mereka bisa mempunyai keterampilan dan bisa menambah penghasilan.

menurutnya, bahwa untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih kreatif lagi perlu memanfaatkan sampah menjadi barang yang bisa dipakai atau manjadi barang yang berguna. Misalnya busana, aksesoris dan kerajinan tangan.

“Untuk baju fantasi dan yang terbuat dari bambu, itu kami sewakan ketika ada perayaan Agustus dan imtihan,” ucapnya, Minggu (03/09/2023)

Ide sampah, kata Hendri datang sebelum ada program Adiwiyata. Sebab input dari daur ulang sampah sangat berguna. Misalnya, ketika siswa sudah lulus bisa membuat kerajinan.

Sehingga bisa menambah pengetahuan dan penghasilan dari bidang yang pernah dipelajari sewaktu di sekolah.

“Karena kami sering kadatangan siswa kami (alumni) yang tanya inovasi terbaru,” terangnya.

Sedangkan menurut guru Prakarya SMPN 1 Torjun, Herlin Hidayati menyampaikan, bahwa ada dua jenis sampah yang dimanfaatkan. Diantaranya sampah organik dan anorganik.

Sampah organik dimanfaatkan untuk kebutuhan busana dan kerajinan. Sedangkan anorganik, dijadikan kompos yang berfungsi untuk menyuburkan tanaman.

Yang utama, kata Herlin, siswa mempunyai bekal pengetahuan sampingan untuk membuat ekonomi kreatif (ekraf) dirumahnya. Sebab, siswa juga sudah belajar desain aksesoris dan siswa lebih cinta lingkungan sekitar.

“Karena pemanfaatan sampah ini, kami fokuskan pada kearifan lokal. Agar mereka tahu kepada jati dirinya sendiri,” pungkasnya. (HM/Red)

Exit mobile version