Koordinator Mifda Lumajang Gelar Munada V di Pandanwangi

Lumajang – Biro7.com –Munada akronim dari Musabaqoh Antar Delegasi Lembaga Pengguna Al-Miftah Sidogiri digelar di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Pandanwangi, Tempeh, Lumajang pada Sabtu (31/8/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh Koordinator Mifda (Al-Miftah daerah Lumajang) dalam rangka menyeleksi dan memupuk mental para santri terutama lembaga yang menggunakan Al-Miftah yaitu suatu metode yang memudahkan para santri untuk belajar membaca kitab gundul.

Metode Al-Miftah yang ditemukan oleh Ustad Husairi Ismail ini telah terbukti nyata, dengan metode ini banyak santri yang bisa membaca kitab gundul walaupun tidak tahu makna suatu kata tapi dengan mengenali ciri-ciri yang ada pada kata itu akhirnya santri bisa membacanya walaupun tanpa harokat.

Imam Syafi’i, Ketua Panitia Munada V menyatakan bahwa peserta yang mengikuti Munada V kali ini sebanyak 443 santri yang berasal dari 46 Pondok Pesantren atau Madrasah Diniyah se-Kabupaten Lumajang. “Jadi ada peningkatan jumlah peserta dari tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh peserta kurang lebih 100 santri,” tuturnya.

Munada, menurut Imam Syafi’i, merupakan program tahunan yang digelar oleh koordinator Al-Miftah daerah tiap-tiap kabupaten sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan para santri dalam menyerap metode ini. “Dan juga sebagai bahan evaluasi bagi badan pengembangan Al-Miftah yang berada di Sidogiri,” pungkasnya.

Pengguna Al-Miftah di Kabupaten Lumajang saat ini sudah mencapai 75 lembaga. Dan diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan banyaknya minat dari lembaga baik pesantren ataupun Madrasah Diniyah yang mau bergabung, melihat efektivitas pembelajaran dengan metode Al-Miftah yang dirintis oleh Ustadz Husairi Ismail ini.

(AF)

Exit mobile version