
Sampang _ Biro7.com – Polres Sampang resmi menutup Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025.
Operasi ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis.
Kapolres Sampang, AKBP Hartono, mengapresiasi kinerja Satgas Operasi yang dinilai berhasil membangun kesadaran masyarakat tanpa harus memaksa.
“Jika masyarakat diberi pemahaman, kepatuhan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).
Sementara Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, menyampaikan bahwa operasi kali ini juga melibatkan edukasi melalui siaran radio dan program “Polantas Menyapa” yang menyasar komunitas pengguna jalan.
Delapan pelanggaran prioritas disosialisasikan, seperti tidak memakai helm SNI, berboncengan lebih dari dua orang, menggunakan HP saat berkendara, hingga melebihi batas kecepatan.
Data mencatat peningkatan signifikan dibanding tahun lalu, diantaranya., tilang manual naik dari 1.165 menjadi 4.022, tilang ETLE mobile dari 0 menjadi 76, sementara teguran dari 3.035 menjadi 4.545. Untuk total pelanggaran menjadi 8.642 kasus.
“Di tahun ini kami kebanyakan menggunakan pendekatan humanis. Terbukti mampu menekan potensi kecelakaan serta mendorong budaya tertib berlalu lintas di Sampang,” tutupnya (AM)






