Pendapatan Pajak Kendaraan di Samsat Sampang Terancam Turun Tahun Ini

Sampang _ Biro7.com – Pendapatan pajak kendaraan bermotor di Samsat Kabupaten Sampang, terancam tidak mencapai target pada akhir tahun ini.

Hingga awal Desember, realisasi pajak baru berada di angka 90 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mampu memenuhi target 100 persen.

Meski demikian, Bidang Administrasi Pelayanan (Adpel) Samsat Sampang, Wildan Mahbuby, tetap optimis capaian pajak tahun ini dapat dikejar sebelum pergantian tahun.

“Semoga di akhir 2025 ini capaian pajak kendaraan bisa kembali menyamai tahun 2024 lalu,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Wildan menjelaskan, tren penurunan pendapatan bukan hanya dipengaruhi faktor internal, tetapi juga kondisi ekonomi masyarakat yang tengah melemah.

Petani tembakau dan garam banyak yang gagal panen. Situasi tersebut berdampak langsung pada daya beli masyarakat, termasuk kemampuan membayar pajak kendaraannya.

Selain itu, perubahan mekanisme pembagian pendapatan pajak juga ikut memengaruhi angka capaian.

“Jika sebelumnya seluruh pemasukan pajak kendaraan masuk langsung ke Samsat Sampang, kini pendapatan tersebut dibagi bersama Pemerintah Kabupaten Sampang,” tuturnya

Wildan kembali mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pembayaran pajak kendaraan.

Menurutnya, kepatuhan administrasi pajak berpengaruh pada perlindungan hukum ketika terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Jika pajak kendaraan belum diurus, proses pengajuan ke Jasa Raharja bisa terhambat. Karena itu, pastikan pajak kendaraan tetap aktif,” tegasnya. (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *