Peringati Dua Tahun Masa Kepemimpinan Presiden, Polres Sampang Gelar Doa Kebangsaan

Sampang _ Biro7.com – Memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Polres Sampang menggelar doa kebangsaan bersama.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang, ulama, tokoh masyarakat, santri, serta pelajar.

Doa bersama ini menjadi wujud harapan agar pemerintah senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto menyampaikan, doa kebangsaan tersebut dipanjatkan untuk memohon kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan bagi Presiden dan Wakil Presiden beserta seluruh jajaran pemerintahan dalam mengemban amanah negara.

Menurutnya, persatuan dan kerukunan merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan nasional.

“Karena itu, masyarakat diharapkan terus menjaga toleransi, menghargai perbedaan, serta mengedepankan musyawarah ketika menghadapi persoalan,” ujarnya

Anang juga mengingatkan warga agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada kabar bohong atau informasi yang belum terverifikasi, terutama apabila berpotensi menimbulkan perselisihan dan mengganggu keamanan lingkungan.

Ia menegaskan, terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat keamanan.

“Momentum dua tahun pemerintahan ini hendaknya menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sampang turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya selama musim kemarau.

Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang mengancam keselamatan masyarakat dan merusak lingkungan.

Anang meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun titik api di wilayahnya.

“Kami berharap masyarakat segera melaporkan potensi gangguan keamanan maupun kemunculan titik api kepada petugas terdekat agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya. (AM)

Exit mobile version