Sampang _ Biro7.com – Cuaca mendung disertai hujan yang terus mengguyur dalam beberapa hari terakhir membuat para petani tembakau di berbi daerah kelimpungan. Mereka kesulitan mengupayakan kualitas tembakau rajangan agar tetap bagus seperti musim sebelumnya.
Di media sosial, beredar video yang memperlihatkan para petani pasrah membuang hasil rajangan tembakau yang gagal kering akibat hujan. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, terlebih di tengah anjloknya harga jual tembakau tahun ini.
Namun, pemandangan berbeda terlihat di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Warga setempat menunjukkan solidaritas tinggi dengan saling bahu-membahu mengamankan tembakau dari terpaan hujan.
“Kalau di sini kompak, Mas. Soalnya warga tahu betapa sulit dan melelahkannya menanam tembakau. Jadi kasihan kalau tidak dibantu,” ungkap Rupik, salah satu warga yang juga merupakan petani tembakau.
Rupik turut menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi harga tembakau saat ini. Menurutnya, harga tembakau yang berkualitas bagus saja masih di bawah Rp60 ribu per kilogram, apalagi hasil rajangan yang dijemur tanpa panas matahari.
“Yang bagus saja kemarin masih di bawah harga 60 (ribu), apalagi yang tidak kering sempurna. Mau laku berapa?,” keluhnya.
Meski demikian, ia berharap harga tembakau tidak anjlok terlalu drastis agar petani tetap mendapatkan hasil yang layak dari jerih payah mereka.
“Saya cuma berharap, meskipun harga turun, jangan sampai terlalu tajam, supaya tidak terlalu merugikan petani,” tutupnya.
Penulis: Cak Amink






