
Sampang _ Biro7.com – Kepolisian Resor (Polres) Sampang masih terus mendalami kasus penemuan kerangka manusia misterius di lubang bekas galian di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Menurut Plh Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, bahwa kemarin Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan guna mengungkap penyebab serta latar belakang kematian korban.
Dalam proses tersebut, polisi melibatkan Tim Inafis dan Dokter Kesehatan (Dokpol) Polda Jawa Timur untuk memastikan keakuratan identifikasi dan hasil penyelidikan.
Tim gabungan yang dipimpin Kasi Inafis Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Soekris Trihartono, bersama enam personel, melakukan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi penemuan awal.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas kembali menemukan sisa rangka tulang manusia yang diduga merupakan bagian tubuh korban.
Seluruh temuan langsung diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan identifikasi serta kebutuhan autopsi lanjutan.
“Ekshumasi dilakukan guna kepentingan penyelidikan dan pendalaman penyebab kematian korban,” ujar Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, Jum’at, (30/1/2026).
Usai proses dilakuakan, kerangka tulang korban dibawa ke RSUD Sampang untuk dilakukan autopsi ulang dan penyusunan struktur tulang oleh tim medis.
Proses tersebut diharapkan dapat membantu kepolisian mengungkap penyebab kematian korban secara lebih detail.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta sebenarnya,” pungkasnya (AM)






