Sampang _ Biro7.com – Sektor pertanian di Kabupaten Sampang, Madura, kembali menunjukkan tren yang menggembirakan.
Selama tiga tahun terakhir, capaian produksi beras terus meningkat secara konsisten dan memberikan sinyal positif bagi ketahanan pangan daerah.
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, total produksi beras pada tahun 2025 menembus angka 346 ribu ton. Jumlah ini naik dari capaian tahun 2024 yang berada di kisaran 325 ribu ton.
“Kenaikan ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian Sampang terus bergerak ke arah yang lebih baik,” ujar Kepala Disperta KP Sampang, Suyono, Senin (24/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi tak terlepas dari bertambahnya luas area tanam yang kini mencapai 8.000 hektar.
Perluasan tersebut berhasil diwujudkan melalui kerja bersama berbagai pihak, mulai dari petani, pemerintah daerah, hingga dukungan personel TNI di lapangan.
“Kolaborasi inilah yang mendorong produktivitas naik signifikan,” ungkapnya.
Selain bertambahnya lahan, kondisi ketahanan pangan di Sampang juga dinilai tetap stabil.
Dia menyebut bahwa budaya masyarakat di Sampang cenderung menyimpan gabah di wilayah sendiri turut membantu menjaga ketersediaan pangan tanpa terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Pola panen yang tersebar di banyak kecamatan membuat pasokan beras dapat terjaga sepanjang tahun,” tambahnya.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan perubahan iklim, pemerintah daerah terus memperkuat langkah mitigasi. Pemantauan kondisi tanaman dilakukan rutin untuk mengurangi risiko gagal panen.
Meski produksi menunjukkan tren positif, pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak berhenti pada pencapaian saat ini.
Langkah berikutnya adalah meningkatkan produktivitas melalui penyediaan benih unggul yang lebih tahan terhadap perubahan iklim.
“Benih unggul memberikan pengaruh langsung terhadap hasil panen. Ini yang terus kami dorong ke depan,” tutup Suyono.
Jurnalis: Cak Amink






