Satu Pelaku Pembacokan Petugas SPBU Ditangkap, Polisi Buru Dua Pelaku Lainnya

Sampang _ Biro7.com – Kasus pembacokan terhadap seorang petugas SPBU di Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang, akhirnya mulai terungkap.

Salah satu pelaku berinisial M. warga Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, kini resmi ditahan di Mapolres Sampang setelah diserahkan oleh tokoh masyarakat pada Rabu (29/10/2025) siang.

Kapolres Sampang AKBP Hartono membenarkan bahwa pelaku datang menyerahkan diri dengan didampingi seorang tokoh masyarakat.

“Pelaku diserahkan langsung di hadapan saya. Bahkan setelah penyerahan, kami sempat makan bersama sebagai bentuk penghargaan terhadap langkah kooperatif tersebut,” ujarnya. Minggu (2/11/2025)

Meski satu pelaku sudah diamankan, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang diduga turut terlibat dalam aksi penganiayaan berdarah itu.

“Kami sudah melakukan penggerebekan di sejumlah lokasi, termasuk rumah para terduga pelaku dan keluarganya. Jika mereka tetap tidak kooperatif, kami akan ambil langkah tegas dan terukur,” tegas Kapolres.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap M, termasuk menelusuri barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Untuk dugaan kepemilikan peluru dan barang bukti lain masih kami dalami. Pemeriksaan masih berjalan,” tambahnya.

Kapolres juga menjelaskan bahwa motif di balik pembacokan tersebut belum dapat dipastikan, dan pihaknya menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari tim penyidik.

Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Pardi, yang juga merupakan rekan kerja korban di SPBU, peristiwa itu terjadi pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu, pelaku M datang menggunakan mobil untuk mengisi BBM jenis Pertalite. Namun, barcode kendaraan miliknya tidak dapat dipindai oleh sistem SPBU.

“Pelaku marah karena merasa barcode-nya sering digunakan, dan kebetulan yang melayani saat itu adalah korban, Hairuddin (29),” ungkap Pardi.

Amarah M pun memuncak hingga mengeluarkan pisau dan menantang korban berkelahi. Tak lama berselang, ia menghubungi dua rekannya, yang kemudian datang membawa celurit dan langsung melakukan aksi pembacokan terhadap korban.

“Akibat serangan brutal tersebut, korban mengalami luka parah dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkapnya

Polres Sampang memastikan akan menindak tegas seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus ini.

“Kami berkomitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Semua pelaku akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya

 

 

Jurnalis: Cak Amink

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *