Teriak Warga Desa Daleman Ambruknya Jembatan Poros, “Kapan Pemerintah Bertindak?”

Sampang _ Biro7.com – Warga setempat yang terdampak atas ambruknya jembatan poros Desa Daleman dan Pesarenan Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura menaruh harapan besar terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) di tahun 2025 ini.

Pasalnya, Jembatan yang ambruk mulai akhir tahun 2020 dan santer terdengar akan dibangun mulai tahun 2021 kemarin tak kunjung ada perbaikan dari Pemerintah Daerah sampai sekarang, sehingga berdampak besar untuk warga sekitar.

Mulai dari seringnya pengendara yang terprosok akibat papan jembatan yang sudah rusak, sampai kerap dilakukannya perbaikan secara swadaya oleh Masyarakat setempat.

Salamo mengatakan, Bahwa jembatan tersebut adalah akses utama bagi para pengendara maupun pejalan kaki. Sehingga sangat dibutuhkan jembatan ini segera di bangun.

“Jembatan ini sudah tua dan pakai papan pula, sehingga kalau ada kendaraan roda empat maupun roda enam sangat menghawatirkan,” ucapnya

Kenapa sedemikian, lanjut Salamo. Sudah ada beberapa kendaraan roda enam yang bermuatan sirtu terprosok dijembatan tersebut, sehingga mengakibatkan jembatan berlobang yang cukup besar.

“Yang saya hawatirkan kalau ada kejadian seperti ini anak-anak sekolah yang masih kelas TK, takut waktu lewat dijembatan ini gak ngelihat lobang terus jatuh. Tapi semoga tidak,” tuturnya dengan penuh kehawatiran

“Jadi saya mewakili Masyarakat disini berharap kepada Pemerintah Daerah, di tahun 2025 ini jembatan yang merupakan akses kami satu-satu nya segera bisa dibangun dan Normal untuk dilewati tanpa adanya kehawatiran lagi,” imbuhnya dengan penuh harap.

Sementara Kalaksa BPBD Sampang Candra Romadhani Amin saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, bahwa jembatan poros yang berada di Desa Daleman itu akan dibangun tahun 2025 ini.

“Insya Allah ditahun ini, soalnya untuk anggaran yang dari pusat sudah masuk ke Daerah per 31 Desember kemarin, dengan pagu anggaran sekitar 2,186 Miliar” ucapnya

Sementara untuk tahapannya, lanjut Candra bahwa, mulai dari bulan ini sampai bulan Maret yang akan datang masih dalam proses mempersiapkan pelelangan dan pengawasan.

“Untuk pelaksanaannya Insya Allah bulan April, soalnya Jembatan itu ditarget harus selesai ditahun ini,” tutupnya. (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *