Pasuruan–Biro7.com – Momen 17 Agustus, merupakan hari yang paling bersejarah bagi Bangsa Indonesia dalam merebut sekaligus memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan para penjajah.
Untuk mengisi di momen tersebut, Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf memberikan kado spesial bagi Ibu yang melahirkan bayinya di tanggal 17 Agustus 2023.
Kali ini, Walikota hadir di rumah bersalin Praktek Mandiri Bidan Kusmiarni Amd.Keb., di jalan KH. Samanhudi No 130, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Kamis (17/8/2023) siang.

“Setiap tujuh belas Agustus, disamping ada upacara, resepsi, lomba-lomba, ada salah satu yang kita juga lakukan adalah semacam pemberian sertifikat sekaligus hadiah kepada anak anak kita yang lahir tepat pada tanggal 17 Agustus”,Kata Walikota.
Selain kado berupa sertifikat dan hadiah, Walikota Gus Ipul (panggilan akrab) juga memberikan dokumen asli kependudukan langsung jadi kepada Orang tua bayi.
“Dokumen asli kependudukan juga langsung diberikan oleh Dukcapil. Artinya kita mensyukuri sekaligus doa mewakili anak-anak yang lain, mudah-mudahan sehat dan menjadi anak yang sholeh sholehah”,terangnya.
Diketahui bahwa kedua bayi itu bernama Hafiz Farzan Alhari (laki-laki) lahir pada 17 Agustus 2023 pukul 00.54 WIB dini hari, dan satunya Grizela Zealatif (perempuan) lahir pada 07.34 WIB.
Adapun mengenai proses persalinan, Bidan Kusmiarni yang menangani menjelaskan bahwa kedua bayi itu lahir secara normal dan lancar lebih awal dari jadwal yang diperkirakan.
“Alhamdulillah dua-duanya lahir lebih cepat dari jadwal dan jam perkiraan, dengan berat masing-masing normal diatas tiga (3) kilogram”, ujarnya.
Lebih lanjut ia berharap, “Harapan saya, bayi ini terhindar dari stunting dengan cara memberikan ASI eksklusif dan makanan yang bergizi sampai umur dua tahun terutama. Semoga kelak menjadi generasi cemerlang”, terangnya.
Bahkan melalui Bidan Kusmiarni, pihak UPT Puskesmas Sekargadung menyampaikan ungkapan rasa terima kasih kepada Pemkot Pasuruan atas apresiasinya terhadap persalinan di Fasyankes di Kota Pasuruan.
“Semoga penghargaan yang diberikan menjadi semangat bagi ibu-ibu bersalin dalam meningkatkan kesehatan diri, bayi dan keluarga nya. Dan menjadi penyemangat Fasyankes untuk memperbaiki kinerjanya”, imbuh Kusmiarni.
Dan kepada para ibu-ibu yang melahirkan, pihaknya juga berpesan untuk selalu berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan lintas sektor terutama selama nifas.
“Semoga ibu nifas selalu tetap berkoordinasi dengan petugas kesehatan, karena upaya kesehatan berkesinambungan setelah nifas masih panjang”, pesannya.
Mengingat, menurut Bidan Kusmiarni pencegahan stunting harus tetap berjalan. Karena prevalensi terjadinya stunting, adalah sebesar 50% ada pada kondisi pasca lahir.
Sementara itu, Rizki Purwanti (27) selaku ibu dari bayi bernama Grizela Zealatif mengaku terkejut saat dikunjungi Walikota langsung.
“Saya gak menyangka kalau Pak Walikota berkunjung ke sini (rumah bersalin), dan juga gak tidak terfikirkan kalau lahiran pas 17 Agustus. Tadi kaget aja, tiba-tiba di datangi dan di kasih kado. Jujur baru kali ini saya lihat Pak Walikota secara langsung”, tuturnya.
Atas kado atau hadiah yang diterima dari Walikota, Purwanti mengucapkan rasa terima kasih termasuk kepada bidan yang menangani kelahirannya.
“Terima kasih buat Pak Walikota, hadiahnya mewah ada akte, KIA dan lainnya langsung jadi. Senang sekali, dan juga buat Ibu Bidan terima kasih atas layanan dan penanganannya yang baik, ramah, sabar dan telaten. Ini lahiran kedua saya disini”,Ucapnya.
(Ridoi)






