
LUMAJANG _ BIRO7.com _ Untuk meningkatkan mutu pendidikan diperlukan pembinaan yang kontinuitas atau berjenjang dan terus menerus guna memonitoring dan mengevaluasi kinerja lembaga sudah sejauh program yang telah direncanakan dicapai, Jum’at (7/6/2024).
Kegiatan pembinaan mutu ini diikuti oleh 2 lembaga binaan Pengawas Istiqomah, S.Ag., MA yaitu MTs Nurul Jadid Sumberejo dan MTs Al-Hidayah Bondoyudo bertempat di MTs Nurul Jadid Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang.
Dalam sambutannya pengawas Istiqomah, S.Ag., MA menjelaskan bahwa sebetulnya lembaga harus punya rencana kerja madrasah (RKM) yang dibuat 4 tahun sekali. Dalam 4 tahun itu harus ditentukan mana program prioritas yang hendak dicapai lembaga. Kemudian pada tahun pertama program yang dijadikan prioritas tersebut dilaksanakan. “Baru pada tahun berikutnya dievaluasi untuk mengukur dan mengetahui proggresnya,” ungkapnya.
Setelah itu, kata beliau, jika program prioritas itu telah tercapai maka beralih ke program berikutnya yang telah di list di dalam RKM guna memperbaiki hal-hal yang belum terlaksana di suatu lembaga. “Intinya lembaga terus berbenah memperbaiki hal yang menjadi kendala dalam melaksanakan kegiatannya,” tuturnya.
Di MTs Nurul Jadid Sumberejo ada 3 program prioritas yang hendak dicapai yakni program Literasi, Numerasi, dan pengembangan sumber daya manusia atau GTK (Guru Tenaga Kependidikan). “Jadi, fokus kita pada tahun ajaran baru nanti pada 3 program prioritas tersebut,” ujar OPM MTs Nurul Jadid ini.
Dengan adanya pembinaan ini lembaga dibimbing untuk terus meningkatkan mutu atau kualitasnya mulai administrasi, sistem, program, SDM, sarana dan prasarana. Serta yang paling penting adalah penerapan manajemen terbuka sehingga semua elemen yang berada di madrasah itu tahu kekurangan dan kelebihannya. Dengan mengetahui hal itu maka mudah untuk mencarikan solusinya. (AF)






