Akses Terlalu Jauh, Sebagian Pedagang Hewan Enggan di Pindah ke Pasar Sampang

Sampang _ Biro7.com – Sebagian pedagang hewan (sapi) yang hendak dipindah untuk memperjual belikan sapi dagangannya ke Pasar Sampang, Kecamatan Pengarengan, menolak dengan tetap memasukkan sapinya ke Pasar Kedungdung.

Pasalnya, pada hari Minggu kemarin 21/1/2024 ada beberapa kendaraan mobil pickup yang sedang memuat sapi dihadang oleh beberapa orang yang diduga adalah petugas dari Sampang.

Tapi dengan nekatnya orang tersebut langsung menyuruh sopir yang dibawanya untuk menurunkan sapi nya di Pasar Kedungdung.

Mereka dengan lantang menyerukan suara dengan bahasa Madura. Sampek bile’eh ko’ ajuel idinnah. Oreng tempat deh busabben idinnah. (Sampai kapanpun saya akan jual disini, orang dari dulu tempatnya disini)

“Arapah sambinah mik ipinda’ah. Jek Oreng busabben adek masalah paapah. (Kenapa mau dipindah orang dari dulu tidak ada masalah apa-apa),” ucap Bahruddin dengan logat Madura nya. Senin (22/1/2024)

Disamping itu, penolakan yang dilakukan oleh sebagian pedagang pada waktu itu mempunyai alasan tersendiri, diantaranya.

Pihaknya merasa lebih jauh kalau seandainya pasar sapi di Kecamatan Kedungdung harus di tutup dan dipindah ke pasar Sampang. Yang tepatnya berada di Aing Sareh.

“Ya enak kalau posisinya pedagang yang asli disana. Kalau kami dari sini harus mengeluarkan bajet yang agak banyak. Semisal, dulu kami dagang sapi di Kedungdung hanya mengeluarkan 15 Ribu untuk ongkos mobil, sekarang bisa jadi 60 Ribu,” tuturnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Sampang Ibu Hj. Khairijah mengatakan, bahwa pada hari Minggu kemarin sudah banyak yang berdatangan para pedagang dari Kecamatan Kedungdung.

“Saya nilai sudah 75 persen para pedagang yang setuju terkait pemindahan itu, karena saya lihat kemarin agak banyak yang datang dari Kecamatan Kedungdung. dan Insya Allah kedepan bisa banyak lagi,” pungkasnya. (AM)

Exit mobile version