
Dalam periode ini, potensi terjadinya hujan deras, angin kencang, hingga sambaran petir meningkat.
Kondisi tersebut berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, serta pohon tumbang di sejumlah titik.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menekankan pentingnya kehati-hatian, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan saat kondisi cuaca berubah secara tiba-tiba.
“Hindari area berbahaya ketika cuaca buruk melanda, seperti berteduh di bawah pohon, berada di dekat papan reklame, maupun bangunan yang berpotensi roboh,” ucapnya
Dia juga menyarankan masyarakat untuk rutin mengikuti informasi prakiraan cuaca dari sumber resmi sebagai langkah antisipasi dini.
“Dengan kesiapsiagaan bersama, diharapkan dampak dari cuaca ekstrem selama masa pancaroba dapat ditekan seminimal mungkin,” tutupnya (AM)






