Cuaca Ekstrem Mencekam, BPBD Minta Warga Siaga Hadapi Hujan dan Angin Kencang

Sampang _ Biro7.com – Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, dalam beberapa hari terakhir membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengeluarkan imbauan kewaspadaan bagi masyarakat.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul insiden robohnya sebuah rumah milik warga di Dusun Kamarong, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung pada Sabtu (18/10/2025).

Rumah berukuran lima meter itu ambruk akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Meskipun tidak ada korban jiwa, kondisi bangunan mengalami kerusakan berat dan dinyatakan tidak layak huni.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di wilayah tersebut belakangan ini sangat tidak menentu.

“Walaupun siang terasa panas, hujan deras bisa turun tiba-tiba. Ini berbahaya, terutama jika disertai angin kencang,” ujarnya. Rabu (22/10/2025).

Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana seperti angin puting beliung, hujan intensitas tinggi, hingga pohon tumbang. Terutama bagi warga yang tinggal di rumah dengan struktur bangunan tua atau dekat dengan pepohonan besar.

BPBD Sampang juga mengimbau warga untuk mengamankan dokumen penting, memperkuat atap rumah, dan tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat terjadi cuaca buruk.

Berdasarkan data dari BMKG, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir November. Suhu maksimum harian bisa mencapai 37,6°C, disertai peningkatan potensi hujan lokal dan hembusan angin kencang.

“Kami berharap tidak ada korban jiwa. Kesiapan dan kewaspadaan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan kawasan Pantura, sangat diperlukan untuk menghadapi dinamika cuaca yang cepat berubah,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis: Cak Amink 

Exit mobile version