
Sampang _ Biro7.com – Sempat viral di beberapa media sosial seorang lansia yang tengah sakit parah terpaksa dievakuasi menggunakan perahu nelayan menuju rumah sakit, lantaran tidak adanya fasilitas ambulans laut yang memadai.
Peristiwa ini sontak menuai keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Sampang.
“Seharusnya pemerintah memberikan perhatian khusus, terutama dalam penyediaan dan optimalisasi ambulans laut, karena ini menyangkut nyawa manusia,” tegas Ketua DKR Sampang, Maushul Maulana. Minggu (6/7/2025)
Menurutnya, kejadian seperti ini tidak boleh terus terulang. DKR, yang setiap hari bergelut langsung di bidang kemanusiaan, sangat memahami betapa mendesaknya layanan transportasi medis yang memadai bagi masyarakat kepulauan.
“Ini urusan kemanusiaan. Saya sangat miris melihat pasien dalam kondisi kritis tidak mendapatkan layanan medis yang layak hanya karena terbatasnya armada dan fasilitas ambulans laut,” lanjutnya.
Bung Maushul yang akrab di sapa juga mendesak DPRD Kabupaten Sampang untuk segera mengambil langkah konkret. Ia berharap ada pembahasan ulang terkait perencanaan dan pengadaan ambulans laut, bahkan jika perlu, penambahan unit untuk mengantisipasi situasi darurat di masa mendatang.
Dengan kejadian ini pihak DKR sendiri sangat kecewa terhadap Pemerintah Daerah serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah karena tidak bergerak cepat untuk mengoptimalkan ambulan laut di Desa tersebut.
“Kami minta DPRD dan pihak terkait segera merumuskan solusi yang tepat agar kejadian serupa tidak lagi terulang. Ambulans laut harus segera dioptimalkan di Kepulauan Mandangin demi keselamatan warga,” pungkasnya. (AM)






