Gegara Sekretariat, Salah Satu PPK di Sampang Pukul PPS

Sampang _ Biro7.com – Salah satu anggota Penitia Pemilihan Kecamatan (PPK) inisial R lakukan penganiayaan terhadap salah satu anggota Penitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Penyerangan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura.

Kejadian tersebut dipicu karena PPK dan PPS tidak sejalan prihal lokasi sekretariat PPS. Akibat pemukulan itu pihak sikorban mendapatkan shock berat hingga jatuh sakit.

Menurut keterangan sikorban, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada saat PPK dan PPS melaksanakan kegiatan rapat internal terkait dengan perubahan lokasi Sekretariat PPS di Dusun Anyer, Desa Panyerangan.

Rapat internal itu berlangsung di kantor Kecamatan dan dihadiri lima anggota PPK yang terdiri dari ketua dan anggota, dan tiga 3 orang dari anggota PPS.

“Kejadiannya itu semalam pas waktu acara rapat di kantor kecamatan,” jelasnya Khoirul Amal Kamis, (25/1/2024).

Amal, menerangkan, bahwa rapat pemindahan lokasi sekretariat PPS berjalan alot. Sebab, PPK dan PPS tak sejalan. Pihaknya menginginkan agar lokasi sekretariat PPS tidak dirubah dan tetap ditaruh di dusun Anyer.

Sementara itu, ketua PPK tidak setuju dan meminta dipindah ke lokasi lain. Bahkan saat itu ketua PPK Pangarengan sampai mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak etis.

“Karena tidak ada titik temu akhirnya terjadilah cekcok dan anggota PPK inisial R itu tiba-tiba langsung memukul kepala saya sampai saya jatuh, dan mulai tadi malam sampai sekarang kepala saya masih terasa sakit,” ungkapnya.

Pasca mengalami peristiwa penganiayaan tersebut, pihaknya didampingi keluarga langsung mendatangi Mapolres Sampang untuk laporan. “Laporannya sudah diterima dan semoga cepat diproses,” pungkasnya. (AM)

Exit mobile version