Gegara Tidak Mempunyai Tabung Sendiri, BPBD Sampang Harus Rela Bolak Balik Ke Sumenep.

 

Sampang _ Biro7.com – Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Madura harus rela bolak balik ke Kabupaten Sumenep hanya untuk pengisi tabung oksigen.

Hal itu harus dilakukan, mengingat BPBD Sampang yang berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Sampang itu tidak memiliki alat kompresor.

Menurut Mohammad Imam Kasi Kedaruratan dan Logistik mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah mengajukan ke pemerintah daerah untuk pengadaan alat kompresor yang harganya sekitar Rp 50 juta.

Akan tetapi, untuk tahun ini tidak dapat terealisasi lantaran kondisi anggaran di Pemkab Sampang tengah direfocusing.

“Mudah-mudahan tahun depan pengadaan bisa terealisasi karena asas manfaatnya sangat penting,” ujarnya Jum’at (10/13/2023).

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, bahwa selama ini untuk mengisi tabung oksigen harus ke Kabupaten Sumenep dengan merogoh gocek pengisian per tabung ukuran 200 bar senilai Rp 200 ribu.

Sedangkan, tabung yang dimiliki BPBD Sampang ada 4 tabung oksigen, 2 tabung diantaranya cadangan.

Kemudian, di tambah satu tabung scuba, berukuran lebih kecil, digunakan untuk evakuasi korban tenggelam di dalam sumur.

“Untuk pengisian maksimal dilakukan 3 bulan sekali. Biasanya kita juga bisa mengisi di BPBD Provinsi, kalau di sana gratis,” terangnya.

Sementara, salah satu anggota Tim Reaksi Cepat (TRC), Almuhlisin menyampaikan dirinya sangat mengharapkan adanya alat kompresor di BPBD Sampang disebabkan akan menunjang pada proses pengevakuasian korban tenggelam.

“Saat ada kompresor, kita bisa mengisi tabung oksigen saat berada di lokasi kejadian. Sehingga misalkan tabung oksigen habis tidak perlu lagi ke Kabupaten Sumenep untuk mengisinya,” pungkasnya. (AM)

Exit mobile version