Pertalite Kosong, Pertamax Jadi Pilihan: SPBU Sampang Akui Kena Sanksi dari Pertamina

 

Sampang _ Biro7.com- Sejumlah pengendara roda dua mengeluhkan sulitnya memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU yang berada di Jalan Raya Pliyang, Kabupaten Sampang.

Kondisi tersebut disebut telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Beberapa pengendara mengaku kerap mendapat jawaban bahwa stok Pertalite sedang kosong saat hendak melakukan pengisian. Akibatnya, mereka terpaksa membeli Pertamax yang harganya lebih tinggi dibandingkan BBM subsidi tersebut.

“Sudah beberapa kali saya datang ke SPBU itu untuk membeli Pertalite, tetapi selalu diberitahu stoknya kosong. Akhirnya saya terpaksa membeli Pertamax daripada harus berkeliling mencari SPBU lain,” ujar Ubed, salah seorang pengendara

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Tidak sedikit yang menduga kelangkaan Pertalite sengaja dibiarkan sehingga konsumen beralih ke BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Saat dikonfirmasi, Pengawas SPBU Sampang, Agus Kurniawan, membenarkan bahwa stok Pertalite di SPBU tersebut memang kosong selama beberapa hari terakhir.

“Iya benar, sudah beberapa hari ini kosong. Kami sedang terkena sanksi dari Pertamina,” kata dia

Menurut Agus, sanksi tersebut diduga berkaitan dengan adanya temuan penjualan BBM menggunakan jeriken yang sempat viral beberapa waktu lalu. Akibatnya, pasokan Pertalite ke SPBU tersebut dihentikan sementara.

“Kemarin sempat viral karena ada dugaan pegawai kami melayani pembelian BBM menggunakan jeriken. Karena itu kami dikenai sanksi dan untuk sementara tidak mendapat pasokan Pertalite,” jelasnya.

Meski demikian, pihak SPBU tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai isu yang berkembang di masyarakat terkait dugaan kelangkaan Pertalite dan Solar di wilayah Sampang disebabkan supaya para pengendara di paksa harus membeli BBM berjenis Pertamax. (AM)

Exit mobile version