Revitalisasi Pasar Hewan Aeng Sareh Terkendala Anggaran, Pemkab Minta Bantuan ke Pemprov Jatim

Sampang _ Biro7.com – Kondisi infrastruktur pasar hewan Aeng Sareh Kecamatan/Kabupaten Sampang yang kian menua saat ini, mendorong Pemerintah Kabupaten Sampang merancang program revitalisasi besar-besaran. Sayangnya, rencana tersebut harus tertunda karena keterbatasan anggaran daerah.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Subairi, menyebutkan bahwa kebutuhan dana untuk merevitalisasi pasar ini diperkirakan mencapai Rp 6 miliar.

“Kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk membiayai proyek tersebut,” ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Menghadapi situasi ini, Pemkab Sampang memilih mengajukan permohonan bantuan dana ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Harapannya, bantuan tersebut bisa mendorong percepatan perbaikan fasilitas pasar yang dinilai sangat vital bagi ekonomi masyarakat.

“Kami sudah ajukan permohonan ke provinsi. Besar harapan kami agar pemerintah provinsi memberikan perhatian, karena keberadaan pasar ini sangat penting untuk perekonomian lokal,” tambah Subairi.

Pasar Hewan Aeng Sareh bukan sekadar lokasi jual beli sapi dan kambing, namun telah menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat kecil serta penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup signifikan.

Pada tahun 2024, pasar ini berhasil menyumbang PAD lebih dari Rp 332 juta. Meski demikian, belum ada kepastian kapan revitalisasi akan direalisasikan.

“Bisa saja tahun ini, bisa juga tahun depan. Kami hanya bisa menunggu perkembangan,” katanya.

Kondisi pasar yang sudah tidak representatif dikhawatirkan akan berdampak pada kenyamanan pedagang maupun pembeli. Jika tidak segera ditangani, potensi menurunnya aktivitas ekonomi di pasar tersebut menjadi ancaman serius.

“Kalau terus dibiarkan, bukan tidak mungkin fungsi strategis pasar ini dalam menggerakkan ekonomi masyarakat akan terus melemah,” pungkas Subairi. (AM)

Penulis: Cak AminkEditor: 3f_Fahmi.red
Exit mobile version