Deklarasi Prabowo-Gibran di Warnai Dengan Aksi Usir PJ Bupati Sampang

Sampang _ Biro7.com – Ribuan masyarakat yang dikomandoi oleh beberapa Mantan Kepala Desa yang ada di Kabupaten Sampang Madura gelar deklarasi untuk pemenangan Capres-cawapres, Prabowo- Gibran.

Bertempat di depan kantor Pemerintah daerah (Pemda) Taufik, selaku Korlap aksi dari relawan yang mengatasnamakan Persaudaraan Abadi Sampang (PAS) mengaku acara deklarasi tersebut sedikitnya dihadiri 5500 warga, dari 110 desa.

“Kami optimis, di Pemilihan Umum 14 February mendatang, pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran akan menang satu putaran,” ucapnya. Selasa (6/2/2024)

Selain itu Taufik juga menyinggung suasana politik di Kabupaten Sampang yang dirasakan mulai memanas, menjelang Pemilu Legislatif dan Pilpres mendatang.

“Untuk itu, kami berharap pemilu bisa berjalan lancar aman damai.

Dan kami mengajak masyarakat agar tidak ragu untuk memilih Prabowo-Gibran, menuju presiden 2024 nanti,” tuturnya.

Hanya saja hari ini saya kecewa terhadap Penjabat (PJ) Bupati Sampang Rudy Afriyanto yang terkesan tidak peduli dengan acara deklarasi yang kami adakan.

“Seharusnya dengan situasi politik di Sampang yang dinilai semakin memenas PJ Bupati hadir disini meski sekilas menyapa kami,” ucap dengan rasa kecewa.

Sementara H. Ali Mustofa Selaku mantan kepala desa Jerengoan, Kecamatan Omben yang juga menjadi salah satu orator, sering kali meneriakkan Prabowo-Gibran dan disambut presiden oleh ribuan massa aksi.

“Kami para mantan kepada desa, mendeklarasikan dukungan kepada paslon Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Gibran dan bertekad memenangkan satu putaran,“ tuturnya.

Tak jauh lebih menarik lagi, di acara deklarasi yang berlangsung, ada aksi puluhan warga desa Ragung membentangkan Poster Pengusiran PJ. Bupati Sampang Rudi Arifiyanto.

Warga desa Ragung menilai Rudi Arifiyanto tidak mampu memimpin Sampang, dan malah terkesan memanaskan situasi politik di Sampang.

Sementara adanya aksi sendiri yang digelar pada waktu deklarasi, tidak ada idzin terlebih dahulu terhadap pihak kepolisian.

Jadi acara kemarin yang ada idzin nya hanya sekilas deklarasi Prabowo-Gibran saja tidak dengan aksinya.

Sehingga salah satu Tim dari relawan Prabowo-Gibran yang berada di Sampang sangat menyayangkan dengan kejadian tersebut.

Menurutnya, itu sudah mencoreng nama baik Capres Prabowo-Gibran dan perlu ditindak tegas oleh pihak kepolisian siapa yang menjadi otak dari aksi tersebut.(AM)

Exit mobile version