Aliansi Petani Tembakau dan Masyarakat Kepung Kantor Bea Cukai Madura

 

PAMEKASAN,BIRO7.COM. – Aliansi Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok Lokal Madura mendatangi kantor Beacukai Madura, mereka Meminta agar Bea Cukai Madura tidak melakukan penindakan yang bersifat pengkerdilan terhadap Rokok Lokal. Rabu, (9/4/25).

Ratusan massa itu mengkritisi sikap Bea cukai yang dinilai tidak memberi kesempatan dan ruang untuk berkembang, mereka juga menuntut agar Bea Cukai Madura melakukan pembinaan Bukan membinasakan, terlebih saat kaum buruh tidak punya penghasilan tetap.

 

“Jujur kami mengandalkan pengusaha Rokok Lokal untuk bisa bertahan hidup dan bahkan untuk membiayai anak anak kami untuk mencari ilmu baik di pondok ataupun di sekolah umum,” Ucap seorang Buruh.

 

Mereka mengaku geram terhadap oknum pendemo yang selalu mengatasnamakan kepentingan masyarakat, bahkan mereka mengaku resah dengan adanya gerakan massa dari salah satu kelompok beberapa waktu lalu yang meminta Bea Cukai untuk menutup pabrik lokal

 

“Kemaren ada gerakan dari Forkot itu, mereka mengatasnamakan masyarakat, kami tanya masyarakat yang mana? Justru kami kawatir nanti hanya gara-gara gerakan dari segelintir kelompok itu akan  membuat kami kehilangan pekerjaan bahkan kami takut harga tembakau milik kami Anjlok di tahun yang akan datang,” tutur Junaidi.

 

Sementara Mantan Aktivis GMNI  yang sekaligus Pemersatu Forum N.G.O Madura Raya Zaini wer wer Menegaskan Bahwa Adanya Pengusaha Rokok Lokal ini Mampu Memberikan Nuansa Baru di tengah himpitan ekonomi masyarakat.

Salah satu contoh  pemberdayaan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja Rokok Lokal ini sangat  membantu menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak warga Madura secara umum dan warga Pamekasan khususnya.

Tidak hanya itu petani tembakau yang dulu selalu mengalami kerugian sekarang sudah tidak lagi mengalami kerugian, tentu kata dia berkat adanya pengusaha Rokok Lokal.

“Kalau tidak Bisa membantu minimal gak usah ngerecokin, mereka Bukan koruptor kok,” ujar Zaini Wer wer.

Selain itu Wer-wer sapaan akrabnya mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk terus saling menghargai tanpa menjatuhkan siapapun

“Mari kita bangun ekonomi kerakyatan ini dengan terus berfokus pada percepatan peningkatan ekonomi Nasional dan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menyongsong Indonesia emas.” Harapnya.

Diketahui, massa aksi dari Forkot yang sebelumnya menyebarkan Pamflet dengan tema “Pecat Kepala Bea Cukai Madura” dan pemberitahuan aksi ke Bea Cukai Madura ternyata tidak datang dan rencana aksi demontrasi gagal tanpa alasan yang jelas.

Penulis: Mukrim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *